Artemia

Cahya- Depok)

Jawab:
Artemia adalah suatu jenis udang laut yang banyak digunakan sebagai makanan untuk ikan hias, dan benih ikan maupun benih udang. Hal ini karena Artemia mudah dikembangbiakan mempunyai nilai gizi yang tinggi dan dapat dicerna oleh benih ikan dan udang.  Untuk benih udang biasanya digunakan Artemia pada stadia nauplii, sedangkan untuk benih ikan dapat digunakan nauplii Artemia maupu Artemia juvenile dan dewasa bergantung pada ukuran benih ikannya.

Artemia dapat hidup pada kisaran salinitas air yang luas, bahkan di alam Artemia banyak didapatkan hidup di air dengan salinitas 100 ppt atau lebih.  Tetapi salinitas ideal untuk pertumbuhan Artemia adalah antara 32 – 65 ppt.  Artemia dapat diproduksi di tambak maupun bak.  

Budidaya Artemia di tambak sangat murah, biaya produksinya hanya pupuk yang diperlukan untuk menumbuhkan plankton sebagai makanan Artemia.  Tetapi produksi Artemia di tambak punya beberapa kelemahan yaitu  (1) sulit untuk menjaga kontaminasi dan masuknya hewan predator, (2) sulit untuk melakukan seleksi ukuran panen, (3) kualitas nutrisi Artemia yang dihasilkan bergantung pada ketersediaan makanan dalam tambak.

Sementara itu produksi Artemia dalam bak membutuhkan biaya yang lebih tinggi, diantaranya adalah untuk pupuk, makanan untuk Artemia, energi listrik, serta biaya konstruksi bak produksi.  Meskipun demikian produksi Artemia dengan menggunakan bak lebih terjamin, kualitas lebih stabil, ukuran Artemia dapat diseleksi sesuai kebutuhan, nilai gizi dapat ditingkatkan dengan memperkaya Artemia dengan pemberian vitamin atau bahan tertentu.

Untuk pemeliharaan Artemia dapat digunakan air laut murni dengan salinitas 30 - 35 ppt.  Sebaiknya kita menyiapkan garam dan sumber air tawar untuk menjaga stabilitas salinitas air.  Sebagai hewan yang hidup di air laut maka Artemia cenderung untuk lebih nyaman pada kondisi air basa.  pH air antara 6,5 – 8,0 masih dianggap ideal, tetapi jika pH air sudah < 7,5 sebaiknya ditambahkan NaHCO3 untuk menjaga stabilitas pH dan agar pH tidak terlalu rendah.

Suhu air yang ideal bergantung dari strain Artemia yang akan diproduksi, tetapi umumnya berkisar antara 19 - 250C, meskipun Artemia termasuk hewan tropis tetapi cenderung lebih menyukai yang sejuk.  Beberapa sistem produksi yang dijalankan menunjukkan bahwa Artemia tetap dapat berkembang dengan baik pada suhu 28 - 300C.  Artemia mempunyai keunggulan dalam penggunaan oksigen secara sangat efisien.  

Untuk menjaga kehidupan Artemia hanya dibutuhkan DO (kadar oksigen) minimal 2,5 ppm, bandingkan dengan ikan atau udang yang membutuhkan DO air 4,0 ppm.  Pada kondisi oksigen jenuh, yaitu sekitar 5 ppm atau lebih Artemia justru akan terlihat lebih kurus dan pucat.

Keunggulan Artemia adalah karena dapat dibudidayakan dengan kepadatan tinggi.  Melalui cara yang sederhana/standar kita dapat memelihara Artemia dengan kepadatan 5.000 ekor/L.  Untuk menjaga produksi Artemia diberi makan plankton, yang umum adalah Chlorella atau ragi (yeast).  Tetapi ragi tidak mudah dicerna sehingga efisiensi nya 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Nutech

Jurus DASA DAYA

CONTACT NUTECH